Namun aku langsung menolaknya, cinta itu tidak buta, dia juga punya mata.
Bagaimana mungkin kita bisa saling mencinta, tapi kita tidak saling melihatnya.
Katamu cinta itu derita,
Ini sebenarnya bukan hanya derita namun juga ada bahagia.
Bukankah kita senang bila melihat orang yang kita cintai berhasil mewujudkan mimpinya?
Yang jelas, cinta itu dapat berurai air mata,
Bila kamu tidak benar-benar menganggapku ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar